Synopsis :
Film ini dimulai dengan cerita tentang seorang pemilik motel bernama Marty Bronson yang senang mengelola motel kecil nya bersama dengan kedua anaknya, Wendy dan Skeeter. Marty berangan2 untuk membuat motel itu menjadi motel yang lebih baik dan berharap suatu hari nanti anaknya bisa mewarisi apa yang dikerjakannya sekarang. Tapi nasib berkata lain, bisnis yang dikelola marty tidak berjalan dengan baik dan membuatnya bangkrut, sehingga marty harus menjual motelnya ke seorang pengembang ambisius bernama Barry Nottingham dengan harapan suatu saat nanti anak laki2 nya bisa ikut mengelola motelnya ini. Tapi sekali lagi nasib berkata lain. 25 tahun kemudian motel kecilnya itu dirubah menjadi hotel besar dan anak laki2 nya ikut terlibat juga, sebagai tukang servis di hotel itu. Dan suatu saat Barry nottingham mengumumkan kalau dia akan membangun hotel baru sebagai ganti hotel lamanya. Bersamaan dengan itu, kakak Skeeter, wendy harus kehilangan pekerjaannya karena itu dia harus mencari kerja di Arizona. Karena tidak bisa membawa kedua anaknya, Wendy menitipkan mereka berdua ke Skeeter untuk menjaganya di malam hari. Disinilah keajaiban terjadi, ketika keponakannya akan tidur, mereka minta dibacakan dongeng supaya mereka bisa tidur. Skeeter kemudian menceritakan tentang sebuah kerajaan dan kurang lebih cerita yang sama dengan rasa frustasinya saat itu. Keponakannya yang suka dengan ceritanya ikut menambahkan beberapa plot ke dalam dongeng Skeeter. Dan sesuatu yang kelihatannya biasa ini, menjadi luar biasa ketika keesokan harinya, apa yang dikatakan oleh kedua anak itu menjadi kenyataan. Dan saat itulah Skeeter menyadari kalau kedua ponakannya ini mempunyai kemampuan yang luar biasa, dan dengan banyak hal yang menimpanya Skeeter mulai berencana untuk menggunakan kemampuan kedua ponakannya ini. Petualangan mereka pun dimulai dengan jaman koboi, romawi kuno, sampai dengan luar angkasa.
Review :
Film ini memang menjanjikan, karena adam sandler seorang aktor yang lucu dan film ini penuh dengan efek2 yang menarik. Tapi genre yang mau dibawa oleh film ini yang membuat film ini kekurangan greget. Satu kata, Adam Sandler tidak cocok untuk film anak2, Adam memang sudah diciptakan untuk bermain di komedi dewasa, dan dia bagus di film2 seperti itu. Selain itu dialog2 yang ditampilkan memang lucu, atau mungkin beberapa berusaha untuk lucu. Waktu Mbah nonton, ada beberapa adegan yang membuat mbah tersenyum kaku, karena sebetulnya adegan itu bisa lucu tapi entah kenapa tidak jadi lucu. Jadi mungkin kamu tidak bisa tertawa terbahak2 seperti ketika Adam bermain di 50 days 50 dates bareng mbak Drew. Sementara itu untuk masalah plot dan cerita memang terlihat mengada2 tapi itulah inti dari film ini tentang bagaimana sebuah cerita yang tidak masuk akal menjadi masuk akal di dunia nyata. Jadi kita tidak bisa menyalahkan plot dari film ini. Sedangkan untuk akting, yaahh… lumayan lah untuk ukuran film seperti ini. Setidaknya mereka masih punya ekspresi. Hehe. Untuk efeknya sendiri memang tidak seheboh Narnia, tapi setidaknya masih menghibur.
Mbah kasih nilai untuk film ini : 45% - Ya, bolehlah untuk waktu senggang -






0 comments:
Posting Komentar